Wednesday, May 31, 2017

Beropini : Visioner

Menurut KBBI visioner adalah orang-orang yang mempunyai khayalan atau wawasan ke depan.

Menurutku, aku adalah orang bertipe ini. Just for your information, aku sudah memiliki beberapa rencana untuk tahun-tahun kedepan. Tahun 2018 mau ngapain, terus 2019 mau dimana, 2020, dan seterusnya. Dan tentu saja aku sudah berpikir bagaimana cara mewujudkannya.

Well, bukan hal yang mudah menjadi seorang visioner karena kita harus bisa multitasking supaya semua bisa berjalan sesuai rencana. Dan dalam kasusku hal itu menjadi semakin sulit because when your plans don't work as you wish, you'll absolutely feel stressed. You'll think why, why, and why. Mengapa itu tidak bekerja? Apa yang salah? bagaimana harus memperbaikinya???  Capek juga kadang mikir begituan...

Kebanyakan temenku, mereka lebih memilih untuk menjalani satu demi satu. Once, I asked my friend what would she do after graduate. Then she said, that she won't think it yet and just focuses on her thesis. Beda sama aku, dari awal masuk kuliah aja mikirnya kayaknya udah jauhhhhhh banget. Udah mikir semester ini harus ngapain aja, bikin target ini itu, lulus mau ngapain. Well, yang terakhir ini yang sangat bikin frustasi yah karena sekarang udah lulus frustasinya tambah-tambah...

Buat aku yang seorang visioner, untuk punya planning kedepan itu penting banget. Buat ku rencana-rencana itu menjadi semacam guide..  What I am supposed to do and how I can make it work. Dan itu sangat membantu. Ya, meski beberapa dari planning itu Ada yang nggak berjalan. Stress sih, tapi aku tetep percaya bahwa Allah gives what we need not what we want. And all of His done is the best. Tapi, diluar planning itu aku tetap terbuka dengan kejutan atau kesempatan lain yang datang.

Nah, itu oponiku mengenai visioner.

And thanks to you who has read my blog.
Bye..

@nnurhafidhah

Thursday, May 25, 2017

Beropini : Merantau

Merantau

Satu hal yang sebenarnya sangat ingin dilakukan bahkan mungkin sebelum lulus sekolah, yang saat itu kelas 4 dan harus pkl/magang. Setelah lulus pun hal itu masih ingin kulakukan, sampe waktu mau cari kuliah akhirnya aku daftar ke universitas diluar jogja. Namun, sepertinya rejeki ku masih di jogja -kota dimana aku dilahirkan dan kutinggali hingga saat ini-. Akhirnya aku mendaftar di salah satu universitas yang dulu swasta tapi sekarang udah negeri (if you know what I mean) dan Alhamdulillah diterima. Pada beberapa hal aku sangat-sangat bersyukur Allah menunjukkan jalan buat aku sampai sekarang.

Yah singkat cerita, akhirnya aku lulus setelah 3 tahun 7 bulan berkutat dengan segala mata kuliah yang Ada dan skripsi tentunya. Somehow, aku sang at bersyukur bahwa apa yang aku do'akan benar-benar dikabulkan oleh Allah. Dari mulai minta cumlaude, bisa ikut organisasi kampus, jadi asisten dosen, hingga kemarin Alhamdulillah bisa dapet penghargaan karya cendekia pas wisudaan. Ya, semua yang aku pingin aku do'akan termasuk meminta bisa diterima di univ yang terbaik buat ku. Jadi, terkadang berpikir kalau aku dulu di terima di univ lain akan jadi seperti apa. Intinya dari dua paragraf ini adalah bahwa Allah tau apa saja yang kita inginkan, tapi Allah hanya memberi apa yang kita butuhkan. Dan percayalah, bahwa semua yang Dia berikan adalah sebaik-baiknya pemberian.

Beralih ke topik awal. Setelah berpikir, dulu bahkan sampai beberapa waktu yang lalu yang menjadi alasan ku ingin merantau adalah karena aku mungkin ingin meninggalkan tanggung jawabku disini, dan meninggalkan seseorang hanya karena alasan yang kurasa sangat tidak masuk akal dan kekanakan. Namun, setelah lulus ini aku benar-benar berpikir lebih dalam bahwa ada alasan lain yang jauh lebih penting mengapa aku merasa harus merantau.

Instead of some desire to left everything behind, sekarang aku merasa bahwa dengan merantau aku akan benar-benar belajar untuk mandiri. Di jogja, aku mau makan udah ada ibuk yang masakin, kalau nggak sempet nyuci ada juga yang nyuciin, duit habis tinggal minta lagi. Nah, kalau merantau apa-apa ya harus sendiri. Mau makan ya harus cari sendiri, nyuci ya nyuci sendiri, musti bisa manage waktu juga dengan baik. Selain juga sekarang aku merasa aku butuh bertemu dengan orang yang baru, aku butuh pengalaman lain supaya aku lebih bisa belajar banyak hal, aku pingin aku lebih bisa open minded. Dan hal itu aku berpikiran bisa aku dapatkan dengan merantau.

Di samping keinginan untuk merantau, aku punya satu hal yang menjadi keraguan. I am introvert. For me to go out from my comfort zone is not like a piece of cake. I need a big courage to start. Making friends with new people is hard enough for me.. Aku harus benar-benar meyakinkan diriku sendiri bahwa aku bisa. Dan aku akan buktikan itu.. Inshaa Allah

Days ago i think i should to go back to Pare dan melanjutkan target ku yang sebelumnya. WHV.

I really dare my self to make them come true. So wish me luck.

So, apa pendapatmu tentang merantau????

@nnurhafidhah

Sunday, May 14, 2017

Jusf found

Wow..  It is such a long time I let my blog untouched ....
Entah karena terlalu malas atau memang karena tidak tahu harus menulis apa.

You know, it's been a month since my official graduation. Dan euforia kelulusan ternyata hanya berlangsung hari itu juga. Setelahnya lebih banyak kekhawatiran tentang sekarang mau ngapain.  And since that day, I become officially job seeker. I have been applying some of companies but till know there is not any company which want to hire me, yet. I have been idleness.

Sekarang ini saya sedang mulai mempertimbangkan untuk benar-benar serius memperjuangkan mimpi saya yang tertunda. I have arranged some plans to make it. But what I am not sure is, should I go by my self ??? Sepertinya memang harus begitu. Yah.. Semoga saja nantinya Allah memberikan saya keberanian dan kenekatan. Aamiin