Merantau
Satu hal yang sebenarnya sangat ingin dilakukan bahkan mungkin sebelum lulus sekolah, yang saat itu kelas 4 dan harus pkl/magang. Setelah lulus pun hal itu masih ingin kulakukan, sampe waktu mau cari kuliah akhirnya aku daftar ke universitas diluar jogja. Namun, sepertinya rejeki ku masih di jogja -kota dimana aku dilahirkan dan kutinggali hingga saat ini-. Akhirnya aku mendaftar di salah satu universitas yang dulu swasta tapi sekarang udah negeri (if you know what I mean) dan Alhamdulillah diterima. Pada beberapa hal aku sangat-sangat bersyukur Allah menunjukkan jalan buat aku sampai sekarang.
Yah singkat cerita, akhirnya aku lulus setelah 3 tahun 7 bulan berkutat dengan segala mata kuliah yang Ada dan skripsi tentunya. Somehow, aku sang at bersyukur bahwa apa yang aku do'akan benar-benar dikabulkan oleh Allah. Dari mulai minta cumlaude, bisa ikut organisasi kampus, jadi asisten dosen, hingga kemarin Alhamdulillah bisa dapet penghargaan karya cendekia pas wisudaan. Ya, semua yang aku pingin aku do'akan termasuk meminta bisa diterima di univ yang terbaik buat ku. Jadi, terkadang berpikir kalau aku dulu di terima di univ lain akan jadi seperti apa. Intinya dari dua paragraf ini adalah bahwa Allah tau apa saja yang kita inginkan, tapi Allah hanya memberi apa yang kita butuhkan. Dan percayalah, bahwa semua yang Dia berikan adalah sebaik-baiknya pemberian.
Beralih ke topik awal. Setelah berpikir, dulu bahkan sampai beberapa waktu yang lalu yang menjadi alasan ku ingin merantau adalah karena aku mungkin ingin meninggalkan tanggung jawabku disini, dan meninggalkan seseorang hanya karena alasan yang kurasa sangat tidak masuk akal dan kekanakan. Namun, setelah lulus ini aku benar-benar berpikir lebih dalam bahwa ada alasan lain yang jauh lebih penting mengapa aku merasa harus merantau.
Instead of some desire to left everything behind, sekarang aku merasa bahwa dengan merantau aku akan benar-benar belajar untuk mandiri. Di jogja, aku mau makan udah ada ibuk yang masakin, kalau nggak sempet nyuci ada juga yang nyuciin, duit habis tinggal minta lagi. Nah, kalau merantau apa-apa ya harus sendiri. Mau makan ya harus cari sendiri, nyuci ya nyuci sendiri, musti bisa manage waktu juga dengan baik. Selain juga sekarang aku merasa aku butuh bertemu dengan orang yang baru, aku butuh pengalaman lain supaya aku lebih bisa belajar banyak hal, aku pingin aku lebih bisa open minded. Dan hal itu aku berpikiran bisa aku dapatkan dengan merantau.
Di samping keinginan untuk merantau, aku punya satu hal yang menjadi keraguan. I am introvert. For me to go out from my comfort zone is not like a piece of cake. I need a big courage to start. Making friends with new people is hard enough for me.. Aku harus benar-benar meyakinkan diriku sendiri bahwa aku bisa. Dan aku akan buktikan itu.. Inshaa Allah
Days ago i think i should to go back to Pare dan melanjutkan target ku yang sebelumnya. WHV.
I really dare my self to make them come true. So wish me luck.
So, apa pendapatmu tentang merantau????
@nnurhafidhah
No comments:
Post a Comment